Home » , , » Membuat Puisi Akrostik Nama Anak

Membuat Puisi Akrostik Nama Anak

Ini kali pertama kalian bertemu dengan teman sekelas kalian di kelas lima. Apakah kalian berjumpa dengan teman-teman lama? Apakah ada siswa baru di kelas kalian? Mari bergiliran memperkenalkan diri di depan kelas. Sebutkan nama panggilan, hobi, dan makanan kesukaan kalian.

Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.  Apakah akrostik itu? Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari  rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi. Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis, berarti sajak yang barisnya disusun sesuai huruf awal kata atau kalimat. Semua baris dalam puisi akrostik memiliki deskripsi topik yang penting.

Puisi akrostik berbeda dengan karya lain, karena tiap baris huruf pertamanya memiliki frasa yang dapat dibaca secara vertikal. Skema sajak dan jumlah syair dalam puisi akrostik dapat berubah. Sebab puisi akrostik lebih sering menggambarkan kata-kata yang dibentuk. 

Puisi akrostik dianggap sebagai langkah paling mudah yang bisa dilakukan oleh penulis pemula. Dengan puisi akrostik, penulis bisa belajar mengaitkan kalimat dengan kata yang sudah ditentukan sebelumnya. Kesimpulannya, puisi akrostik adalah puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf tiap kata atau kalimat dalam suatu baris.

Tip Pembelajaran
  1. Permainan sebelum perkenalan: seluruh peserta didik berdiri acak dalam lingkaran besar, lalu diminta berbaris urut berdasarkan tanggal/bulan lahir, inisial nama depan, urutan lahir di rumah, nomor rumah, nomor sepatu, dan sebagainya. Kegiatan dilakukan tanpa suara dan peserta didik hanya dapat berkomunikasi lewat gerak tangan.
  2. Giliran berbicara/presentasi dapat dilakukan berdasarkan tanggal/bulan lahir atau inisial nama depan.
  3. Guru dapat meminta peserta didik menambahkan berbicara tentang satu hal lainnya: pengalaman tak terlupakan sewaktu libur sekolah, harapan di kelas lima, hal yang paling dirindukan dari sekolah, dll.
  4. Guru dapat meminta peserta didik yang presentasi menjawab tiga pertanyaan dari teman-teman yang mendengarkan

Cara membuat puisi akrostik
Untuk membuat puisi akrostik ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Berikut ini langkah-langkah dalam menulis puisi akrostik
  1. Tentukan Nama atau Kata Dijadikan Akrostik. Kata yang kita pilih sebagai huruf pertama dari tiap baris akan menentukan panjangnya puisi akrostik. Jadi, pilihlah kata yang sesuai dengan panjang puisi yang ingin ditulis.
  2. Susun Kata Secara Vertikal. Setiap baris harus dimulai dengan huruf dari kata dipilih. Kita harus selalu memulai dengan menuliskan kata tersebut. Dengan demikian, kita bisa membayangkan puisi dan mulai mengantisipasi baris-baris yang akan menyatu, dan pada umumnya kata pertama ditulis dengan menggunakan huruf kapital agar mudah dipahami dan dimengerti.
  3. Isi Baris Setiap Huruf Telah Disusun Vertikal. Tulis saja apa hal yang paling menarik yang tercetus dalam pikiran kita, yang dimulai dengan salah satu dari huruf yang sudah pilih.
  4. Cari Diksi yang Tepat Mengembangkan Kata. Jika kata yang ingin ditulis terlalu panjang atau pendek, cobalah buka tesaurus untuk mencari sinonim kata. Misalkan, jika  kata “ cinta” terlalu singkat, bisa mencoba “sayang”, “persahabatan” “kekaguman”, “kesetiaan” dan sebagainya.
  5. Fokus  pada Panca Indera. Pelibatan panca indera adalah penggunaan bahasa yang berakar dari kelima indra yakni indra penglihatan, pendengaran, peraba, pengecap dan penciuman. Pembaca kita bisa memahami konsep abstrak seperti “ cinta” atau “harapan” dengan lebih baik jika mereka bisa membayangkan detail-detail spesifik melalui tubuh mereka.  Semisal dari pada kita mengatakan mencintai ibu, coba gambarkan bagaimana kita menyukai dan merindukan cara ibu kita berbicara dan mengomel setiap pagi, mungkin ini lebih menarik. Atau kita bisa gambarkan aroma bawang yang menempel pada tubuh seusai memasak makan malam, sangat menarik bukan. 
  6. Revisi Puisi. Setelah selesai, coba baca ulang dan pikirkan bagaimana kita bisa membuatnya lebih baik lagi. Buatlah bahasa yang abstrak menjadi lebih konkret. Bahasa abstrak seperti “harapan” dan “cinta” mungkin terdengar cantik, namun tidak menyampaikan banyak hal dibandingkan kata-kata yang bisa kita rasakan pada tubuh menggunakan pancaindra dan berpegangan pada topik.  Pastikan bahwa tiap baris puisi menyampaikan sesuatu mengenai tema terpilih dan tidak melenceng dari topik atau tema.

Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama  kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal  yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat  tinggal. Berikut adalah contohnya.
Akrostik
Inisial nama yang digunakan untuk  membuat puisi akrostik dapat dipilih dari  nama depan atau nama panggilan anak. Petunjuk untuk membuat kalimat puisi  singkat:
  1. sifat
  2. cita-cita
  3. hobi/kegemaran
  4. asal daerah/suku
  5. Hal lainnya yang menggambarkan jati diri anak.
Berikut salah satu contoh puisi akrostik tentang nama anak
Ikbal
Ingin tahu segala sesuatu itu sifatku
Kalau dewasa nanti ingin menjadi guru
Badminton olah raga kegemaranku
Aceh adalah daerah asalku
Lugas dan tegas itu perkataanku

Demikian pembahasan mengenai Membuat Puisi Akrostik Nama Anak. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 4:00 PM

41 komentar:

  1. Replies
    1. Alangkah indahny paras wajahmu
      Valentine mengingatkanku akan dirimu untuk
      Ingin selalu bersama
      Kemanapun aku melangkah
      Aku selalu memikirkanmu

      Delete
    2. AHMAD DAMA SATYA GALIH

      Delete